12/05/2009

Gilamorfosis



“Aku ingin pergi”

“Kemana?”

“Kamu tau, aku sudah lelah dengan semua ini”

“Bertahanlah, kita hanya butuh waktu untuk memperbaiki semua ini”

“Satu tahun, sudah lebih dari cukup aku menunggu tapi lelah itu tak dapat lagi kubendung dan aku menyerah”

“Apa artinya kita akan sendiri-sendiri?”

“Ya, sebaiknya kita memang tak lagi bersama”
“Maaf”

Kata itu mengantarkanmu pergi dari hidupku, pergi dalam dimensi waktu yang tak terduga. Waktu selalu menyimpan misteri di dalamnya tak ada yang bisa menebak, karena manusia hanya bisa menerka-nerka, mengkalkulasi kenyataan dan harapan tapi kita tak pernah benar-benar tahu, hanya menerka dan berharap. Dan aku menikmati titik-titik kumpulan kejutan ini, dan ketika cerita kita berakhir, itu kejutan yang tak pernah aku harapkan.

# # #

Aku menemukanmu sebagai sahabat beberapa tahun silam, menemukan sisi lain yang [.....]

12/03/2009

(Masih Ada) Orang Baik

Sesampainya di rumah, saya langsung menyalakan televisi hal yang jarang sekali saya lakukan di sore hari. Biasanya saya masih beraktivitas di kampus entah itu ngopi bareng temen-temen atau menjalani kegiatan di organisasi. Malam selalu menemani langkah saya pulang ke rumah, enggan rasanya menghabiskan senja di rumah lembayung kekuningan itu lebih nikmat jika disantap bersama-sama teman dari pada menikmatinya dalam kotak bernama rumah. Tombol remote tv saya tekan berkali-kali mencari acara yang menarik untuk ditonton, setelah beberapa kali merubah channel tiba-tiba tangan saya berhenti pada salah satu program pencarian orang baik di Indonesia. Tujuannya mungkin untuk membuktikan bahwa untuk menjadi baik tidak harus kaya karena target dari acara ini adalah orang-orang yang tidak mampu dan terpenting untuk menunjukkan masih [.....]

11/18/2009

Bangku Taman

Jaman berlalu, musim berganti, kamu telah pergi
Tapi aku masih di sini, di sisi kanan bangku taman
Menghadap kolam kecil yang airnya sudah tak lagi naik turun mengikuti irama musik
Sisi kiri tak pernah terisi semenjak kau pergi [.....]

10/31/2009

Gerimis


Apa jadinya hujan tanpa gerimis, bukanah hujan tetaplah hujan. Proses penguapan air laut yang ditampung oleh awan, hingga bobot air tak dapat ditampung maka jatuhlah ia ke bumi. Bukankah hujan dan gerimis mengeluarkan produk yang sama. Lalu dimana proses gerimis yang kau agung-agungkan itu? tanyamu padaku di suatu sore. Hujan tanpa gerimis seperti musik tanpa intro, ada ritme yang hilang dan kita seperti mendengarkan sebuah alunan lagu yang tak utuh, betapa tidak nyamannya [.....]