12/31/2015

garis




“Kamu tidak bisa melanjutkan perjalanan dengan koper sebanyak itu.” Aku menatap koper-koper di hadapanku, bertumpuk-tumpuk, membuatku terseok-seok  mendorongnya. Aku melihat ke belakang, barisan koper-koper memanjang, seperti antrean. Begitu banyak beban yang harus kubawa, namun aku tak pilihan selain membawanya. “Aku tak punya alasan meninggalkan koper-koperku.” “Kita selalu punya alasan melakukan hal-hal bodoh. Kenapa begitu sulit membuat alasan untuk hal [.....]

12/22/2015

hüzün


Segala hal berkaitan denganmu adalah kemurungan. Kamu dihinggapi semacam penyakit murung, dinaungi awan mendung yang membuatmu selalu sendu. Yang membuat orang-orang di dekatmu turut menjadi sendu, kata temanku yang masih saja heran denganku. Padahal, kami telah berteman lama dan sudah mengenal satu sama lain. Tulisanmu, misalnya. Selalu tentang kesedihan-kesedihan. Tidakkah kamu bisa menulis secuil saja tentang kebahagiaan. Obrolanmu pun tak jauh dari dua hal, kehilangan dan kematian, cerocosnya tanpa henti. Membuatku bertanya-tanya, dari [.....]

12/21/2015

sial


Banyak yang mengatakan, orang sepertiku sepantasnya hidup bahagia. Katanya, aku dikarunia banyak kelebihan dan tak pernah satupun dari kelebihan itu kuupayakan sungguh-sungguh. Seperti jatuh begitu saja dari langit. Seperti sedang lapar, ada yang membawakan makanan. Seperti sedang ingin merokok, malas membeli ke warung, seorang teman datang berkunjung membawakan rokok kesukaanku. Suka menulis dan bekerja sebagai penulis di media massa, begitu kata mereka. Hal yang tak pernah benar-benar serius aku pelajari. Mereka benar, aku [.....]

12/20/2015

24


Dia sering mengerutkan dahi ketika seseorang bertanya berapa umurnya. Matanya memandang ke langit, mencari jawaban, seolah jawaban yang dicarinya ada di sana, tertulis jelas di sana, sehingga dia hanya perlu membacanya tanpa perlu mengingat-ingat usianya. Terkadang, ketika kepalanya disesaki banyak hal, spontan dia menjawab 24. Pada lain waktu, saat kepalanya tak lagi riuh, dia menahan untuk menjawab, memikirkan ulang pertanyaan, dan mengucapkan apa yang seharusnya diucapkan. Dia selalu merasa berumur 24 tahun. Seperti [.....]